The Wrong Side of Right ; Keluarga, Cinta, dan Negara


Bagaimana jika suatu hari kamu menjadi Kate, seorang gadis piatu yang mendadak menemukan bahwa ayahnya masih hidup. Lebih lagi, sang ayah ternyata calon presiden Amerika. Bukan hanya harus berhadapan dengan keluarga yang tidak pernah dikenalnya, Kate juga harus berurusan dengan politik. Termasuk Andy Lawrence, putra presiden, saingan ayah Kate.

Keluarga 'Baru'

Novel ini cukup tebal, tapi ditulis dengan sangat baik dan berhasil membuat pembaca penasaran. Satu hal yang paling membuat penasaran tentu saja interaksi Kate dan keluarga Cooper. Bukan hanya mendadak punya ayah, Kate juga punya ibu tiri dan dua adik kembar. Parahnya lagi, bisa dibilang Kate lahir karna affair sang ayah 17 tahun silam.

The Wrong Side of Right ini ditulis dari sudut Kate, sehingga pembaca akan dengan mudah memahami perasaan gadis itu. Mulai dari keterkejutannya mendapati berita hingga kondisi batinnya saat bergabung di keluarga Cooper.

Pembaca akan diajak mengenali hubungan Kate dan Mark Cooper, sang ayah. Dari intraksi mereka terlihat jelas bahwa 17 tahun bukanlah waktu yang sedikit. Ada banyak juga adegan yang berhasil bikin saya sedih sekaligus sebal karena interaksi Kate dan ayahnya. Lebih lagi Kate merasa dirinya tidak diingkan dalam keluarga Cooper. Meski demikian, ketika akhirnya keduanya duduk dan benar-benar mencoba memahami satu sama lain, rasanya sangat lega.
"Ayah dan anak perempuan? Sulit sekali. Tapi ... Kau tidak akan mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki hubungan ini kalau kau tidak memberi dirimu sendiri kesempatan." (halaman. 394)
Ibu tiri Kate, Meg, pada awalnya pun bersikap dingin. Tidak heran jika mengingat bahwa Kate adalah anak hasil perselingkuhan suaminya. Namun, perlahan, semakin sering keduanya berinteraksi dan semakin dekat mereka, hubungan mereka menjadi salah satu hubungan terbaik di novel ini.

Favorit saya pribadi adalah hubungan Kate dengan kedua adik kembarnya, Grace dan Gabe. Pada awal, Grace langsung menyambut Kate dengan bahagia sedangkan Gabe tidak. Namun, semakin masuk ke dalam cerita, hubungan Kate dan kedua adiknya ini ikut naik-turun. Grace marah dan meruska baju Kate. Gabe mendadak menyelipkan gambar hasil karyanya untuk Kate. Adegan Kate dan adik-adiknya sering membuat saya terenyuh.

Dilihat dari sisi keluarga, The Wrong Side of Right ini berhasil menyajikan kisah keluarga yang menghancurkan hati sekaligus mengharukan. Cakep banget!
"Kau bagian dari kami. Dan kita salingmejagda satu sama lain. Selalu," (halaman 185)
Andy Lawrence dan Politik Amerika

Kisah cinta dalam novel kontemporer satu ini sendiri sangat sedikit. Jusru paling sedikit di bandingkan unsur keluarga dan politik yang ada. Namun, rasanya begitu memuaskan.

Andy Lawrence, anak presiden sekaligus saingat Kate. Keduanya mengenal lewat pesta dan meski Kate mencurigai pemuda itu, pada akhirnya mereka sering mengobrol, bertukar pesan, dan semacam mengirimkan kode rahasia.

Bagis aya pribadi, karakter Andy ini manis banget. Dia berusaha mencari perhatian Kate, mengajaknya menyaksikan konser, mengirmkan lelucon, dan tidak bersikap brengsek meski selama 17 tahun Kate adalah rakyat jelata. Saya menikmati adegan demi adegan (yang sering kali begitu singkat) ketika keduanya bertemu dan berakhir membuat senyum saya mengembang.

Meski demikian,s atu hal yang paling baru saya temui ketika membaca novel ini adalah tentang politik Amerika dan aneka hal di balik segala kampanye. Saya sudah tahu bahwa politik bukanlah daerah yang suci. Tidak ada hitam dan putih di sana. Dan Kate dipaksa masuk ke dunia itu.
"Tapi kampanyenya sendiri seperti lelucon, Seperti permainan yang dimainkan oleh para penguasa. Dan aku tak ingin menjadi pion dalam permainan ini." (halaman 173)
Ada banyak sekali adegan ketika dalam kampanye dan saya ingin menonjok juru kampanye ayah Kate.

Terakhir

The Wrong Side of Right menyajikan kisah keluarga yang kompleks. Lengkap dengan latar dunia politik yang tidak biasa, buku ini bisa saja terasa memusingkan di awal. Alurnya juga tergolong lambat sekali sehingga berpotensi membosankan. Namun, apabila kamu menikmati kisah keluarga dengan sentuhan romance yang manis dan tidak keberatan dengan tetek-bengek kampanye politik, buku ini bakal berakhir sangat memuaskan. Saya jamin.
"Mom pernah bilang kata-kata memiliki kekuatan. Kau hanya boleh menggunakan kata-kata paling jahat waktu kau benar-benar memerlukannya." (halaman 317)
Selamat membaca!

Informasi Buku
Judul: The Wrong Side of Right
Penulis Jenn Marie Thorne
Penerbit: POP
Tebal: v + 418 halaman

PS. Apabila kamu meninggalkan komentar untuk giveaway The Wrong Side of Right yang tengah berlangsung di instagram @missfioree, jangan lupa tinggalkan username-mu ya.

Share:

18 comments

  1. Wah... baru baca review ini aja langsung tertarik banget. Paling suka novel remaja atau young adult yg kental unsur konflik keluarganya. Apa lagi tokohnya Kate ini yang latar belakangnya rumit. Duh nggak kebayang jadi Kate. Harus beradaptasi dengan banyak orang dan hal baru. Termasuk dunia politik yg digeluti ayah kandungnya.Penasaran juga dengan interaksi Kate-Andy hehe... Thanks review-nya :)

    IG: @wordsnpages_melani3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya banget! Novel ini emang lambat dan rada rumit, tapi eksekusinya memuaskan banget. Aspek keluarganya dapet banget!

      Sama-sama! Terima kasih sudah baca :D

      Delete
  2. Aku termasuk orang yang jarang membaca novel bertema keluarga. Apalagi jika novel itu adalah terjemahan. Aku lebih suka novel bertema romance. Tapi, setelah membaca review kakak tentang novel The Wrong Side of Right ini, membuatku paham kalau romance bukan hanya tentang sepasang pria dan wanita, tapi juga tentang keluarga. Bagaimana Kate beradaptasi dengan keluarganya yang masih terasa asing. Bagaimana cara Kate menghadapi fakta bahwa dia adalah anak kandung seorang calon presiden Amerika. Terima kasih atas review novel ini. Terima kasih untuk karena kakak telah meracuni ku untuk menjadikan novel ini wishlist ku selanjutnya.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe sama-sama! Semoga bsia lekas baca dan suka juga sama novel ini! Sebagai penyuka romance, kamu juga bakal menikmati novel ini kok karena kisah cintanya manis hihi.

      Delete
  3. Novel ini masuk wishlist ku selanjutnya nih setelah membaca review kakak hehehe. Novel ini mengangkat tema kekeluargaan serta mengandung unsur politik dengan konflik-konflik yang aku rasa cukup menarik. Di mana Kate menghadapi kenyataan bahwa ia merupakan anak calon presiden Amerika dan yang membuatku terenyuh dengan perjuangan Kate untuk beradaptasi dengan kehidupannya sekarang yang cukup rumit. Saya juga dibuat penasaran interaksaksi Kate dengan Andy hahaha semoga happy ending. Eh astaga hahaha.

    IG : @Indachrahma

    ReplyDelete
  4. Ini kedua kalinya aku baca review The Wrong Side Of Right. Dan semakin kesini semakin tambah penasaran. Aku ikut prihatin sih sama kehidupan yang dialami Kate, banyak banget konflik yang rumit. Dan disini yang buat aku paling penasaran ya endingnya hehe sekaligus interaksi antara Kate dan Andy. Dari kemarin nih aku dibuat penasaran terus sama kakak" yang pernah review novel ini.


    IG: @rikaoktvnn

    ReplyDelete
  5. Buku ini udah langsung masuk wishlist setelah terbit dengan terjemahan Indonesianya. Banyak baca review di instagram, dan kata mereka bagus-bagus. Jadi pengen banget punya buku ini. Apalagi konfliknya yang anti-mainstream. Jadi pengen tahu bagaimana Kate menghadapi kisahnya itu. Makin penasaran setelah baca review ini. hehehe

    IG : @oliviafdalila

    ReplyDelete
  6. Aku sangat suka ketika membaca novel, komik, sampai film anime/drakor yang didalamnya/alur cerita tentang kehidupan didalam keluarga. Soalnya berasa lebih hidup dan mudah masuk kedalam ceritanya karena seperti kehidupan-kehidupan yang ada disekiling kita. Membaca review novel The Wrong Side of Right, membuatku jadi ingin mengetahui kisahnya lebih dalam lagi πŸ–€ apalagi kisah ini dilatarbelakangi dengan unsur politik pula. Lebih bertambah lagi wawasan pembaca. Hidup Kate sepertinya sulit dan rumit, ya :" aku mau tahu bagaimana dia melewati semuanya, beradaptasi dengan lingkungannya.

    Ig: win.daap

    ReplyDelete
  7. Novel ini sepertinya luar biasa karena dibalut oleh konflik keluarga, ada unsur politik disana. Intinya ini bukan cerita keluarga biasa namun ada rahasia lain yang bikin aku penasaran. Cinta, negara, keluarga... Hemmmm... Ada konflik keluarga tapi sangkut pautnya dengan politik. Ig : @dradikta

    ReplyDelete
  8. Racun banget reviewnya:')
    Apalagi the wrong side of right temanya lebih ke keluarga daripada cinta. Jarang buku yang mengangkat tema keluarga. Dan, ya, aku ada sedikit masalah di keluarga. Mungkin nanti saat membaca buku ini, feel-nya ke aku akan dapet banget. Nggak bisa ngebayangin jadi Kate, yang catatannya sebagai yatim piatu, terus baru tau ayahnya, dan ternyata Dia anak selingkuhan :')
    Jadi penasaran juga, sama hubungan anak dengan ibu tirinya gimana bisa jadi baik.

    Ah, harus cepet-cepet baca ini!
    Ditunggu, ya, he he.

    @rikkkaaaad

    ReplyDelete
  9. Sepertinya, topik kekeluargaan lebih dominan ya dalam novel ini😍 wah pasti banyak nilai-nilai yang bisa dijadikan pelajaran. Nggak kebayang kalau jadi Kate, pasti merasa kaget banget.

    Akun IG: @zzzzazrn

    ReplyDelete
  10. Waah.. aku suka nih dg novel bertema keluarga. Aku punya 2 org adik yg umurnya sebaya, dengan mereka yg aku kenal dari lahir aja mengalami up and down. Apalagi dengan dengan adik tiri yg baru dikenal? Belum lagi sama mama tirinya dan tentu aja ayahnya Sang Calon Presiden. Yakin sih.. hidup Kate bakal jungkir balik setelah ketemu dg 'keluarga barunya'
    Aku pengin nyoba baca juga. Kayaknya kalo politik terlalu berat, tapi kisah keluarga akan mengimbanginya :)

    IG @rinspirations

    ReplyDelete
  11. Pas baca review2nya keren sih, buku ini ngasih sudut pandang tentang politik Amerika (Yang beda dengan Indonesia, karena kalo di Indonesia bakal muncul provokasi di mana-mana) dan campuran unsur keluarga yang kental. Agaknya aku memang butuh baca yang berhubungan dengan keluarga, krn pas baca cerita keluarga lain (walaupun fiksi) bisa bikin jadi lebih bersyukur dengan keluargaku sendiri �� IG : @difaou

    ReplyDelete
  12. Tema keluarga disandingkan dengan politik. Tema keluarga ini aku suka banget, dan belum pernah baca yabg bersanding dengan perpolitikan. Jadi penasaran hubungan Kate dengan adik kembarnya.

    Ig: s.nur.afifah

    ReplyDelete
  13. Pertama kali baca review tentang buku ini, langsung pingin bangettt baca. Apalagi di atas ditulis "dilihat dari sisi keluarga, The Wrong Side of Right ini berhasil menyajikan kisah keluarga yang menghancurkan hati sekaligus mengharukan".

    Entah kenapa selalu suka sama novel bertema keluarga, yang ada konfliknya terutama antara ayah dan anak. Walaupun di dalamnya ada sentuhan kampanye politik, pencalonan presiden, yang tentunya jauhhh dari keseharian saya, tapi feelingku sih tetep worth reading.

    Penasaran pingin cepet baca karena banyak yg bilang karakter si Kate ini menarik ❤️


    IG : @_dinyu

    ReplyDelete
  14. Paling suka dengan novel teenlit dan YA yang kental unsur keluarganya. Tapi yang paling bikin penasaran itu bagaimana Kate membangun hubungan dengan ayah yang semula tak dikenalnya dan dengan keluarga tirinya. Bagaimana prosesnya? Sesusah apa? Adakah penolakan yang menyakitkan selama proses itu?

    Selain itu, penasaran juga dengan dunia politik Amerika, karena aku buta dengan perpolitikan luar negeri.

    IG: @dereizen

    ReplyDelete
  15. Aku tipikal pembaca yang mengandalkan feeling. So, kalau aku sampai ikutan Giveaway buku ini, itu artinya kata hatiku menyuruh sel-sel otakku untuk memerintahkan jari-jariku agar mengikuti segala syarat dan ketentuan untuk memenangkan buku ini.

    Gak ada alasan lain selain aku yakin buku ini cocok untuk kubaca, di samping aku memang penggemar buku Young Adult

    Terima kasih atas kesempatannya, Kak Wardah

    Alyaa, @alyaale07books

    ReplyDelete