Double A; Gegara Jadi Pacar Pura-Pura Sahabat

Judul: Double A
Penulis: Iolana Ivanka
Penerbit: Inari
Tebal: 330 halaman

Ketika hubungan Tiara dan Adrian ketahuan jurnalis sekolah dan berita mereka terpampang di web, Tiara memohon Anna, sahabatnya, untuk pura-pura menjadi pacar Adrian. Pasalnya, Tiara tidak diperbolehkan sang ibu (yang sekaligus guru di SMA mereka) untuk berpacaran.

Anna pun terpaksa menyetujui Tiara dan berpura-pura sebagai pacar Adrian. Namun, ternyata bencana nggak berhenti sampai di situ. Sang Papa mendadak harus pindah tugas ke luar kota dan terpaksa menitipkan Anna pada keluarga sahabat dekat papanya. Meski Anna enggan, dia tidak punya kerabat lain dan jelas tinggal sendiri bukan solusi. Akhirnya, Anna pun sepakat.

Akan tetapi, ternyata Anna menemukan bencana kedua di rumah barunya. Adrian ternyata anak dari sahabat Papanya.

Bagaimana hidup Anna setelah ini?

Premis yang Menarik

Double A punya premis yang menarik. Tentang pacar pura-pura dari pacar si sahabat yang akhirnya tinggal bersama. Menarik, kan? Baru kali ini saya menemukan teenlit yang punya premis begini.

Ceritanya sendiri remaja sekali. Hubungan Tiara-Adrian juga khas remaja, yang banyak di novel-novel remaja sejenis. Hubungan Anna-Adrian juga ala hubungan-benci-yang-akhirnya-jadi-dekat di banyak novel teenlit. Karena, meski Adrian pacaran sama sahabat terdekat Anna, Anna tidak benar-benar mengenal Adrian. Anna hanya tahu Adrian dari cerita-cerita Tiara.

Kata Tiara, Adrian itu baik kayak malaikat. Tapi, begitu Anna bertemu dengan Adrian, apalagi mereka berakhir tinggal satu rumah, cowok itu justru berkebalikan 180 derajat dari deskripsi Tiara.
"Jangan kasih tahu siapa pun kita tinggal bareng. Gue nggak mau terlibat gosip murahan lagi sama lo." (h. 57)
Double A ini juga banyak ditulis dari sudut Anna, sehingga pembaca mendapatkan info yang minim soal Adrian, Tiara, dan hubungan Tiara-Adrian. Seandainya ada lebih banyak cerita dari sudut Tiara-Adrian, bagaimana mereka bertemu, bagaimana Adrian mulai suka Tiara, dan sebagainya, saya rasa pembaca akan lebih mendapatkan gambaran tentang situasi yang menjebak Anna.

Persahabatan dan Cinta

Yap. Anna terjebak di antara persahabatannya dengan Tiara dan hubungan cinta Tiara-Adrian. Lengkap lagi, Anna lalu terjebak tinggal bersama Adrian.

Meksi Anna pada awalnya merasa Adrian itu tidak seperti yang digambarkan Tiara, semakin lama tinggal di rumah itu, Anna semakin mengenal sosok Adrian. Adrian yang selalu jutek padanya dan Adrian yang begitu sayang Lilian, sang adik.

Konflik yang mengisi cerita Anna mulai memuncak ketika hubungan Adrian dan Tiara tidak berjalan lancar. Sebagai orang luar, Anna berusaha mendamaikan keduanya, tapi akhirnya baik Adrian dan Tiara, mereka masing-masing memilih cara mereka sendiri untuk menyelesaikan konflik di antara mereka.

Dan konflik semakin memuncak ketika persahabatan Anna dan Tiara ikut terseret dalam masalah hubungan Tiara-Adrian. Semua konflik itu memuncak dan membuat hubungan Anna-Tiara dan Tiara-Adrian retak.
"Gue bukan balas dendam. Kalian emang pantas buat dapetin ini semua setelah apa yang kalian lakuin ke gue. Baru itu namanya adil." (h. 259)
Sedari awal, saya pribadi merasa Tiara itu bukan sosok yang nggak menyenangkan. Dia adalah karakter yang egois dan menyebalkan. Lebih lagi, dia sering memanfaatkan Anna dan Anna sendiri terima-terima saja. Namun, karena ada Adrian dalam hubungan persahabatan Tiara-Anna, perubahan demi perubahan terjadi dalam hubungan keduanya.

Meski demikian, di sisi lain, Anna justru terlalu baik. Dia terlalu menerima semuanya. Diminta Tiara ini, dia ikutan ini. Diminta itu, ikutan itu. Rasanya begitu greget pada karakter Anna yang kelewatan baik ini.

Sejujurnya, konflik utamanya sendiri sudah sering ditemui di cerita-cerita teenlit. Tentang persahabatan dan kisah cinta. Namun, Iolana Ivanka punya banyak bumbu-bumbu penyedap. Seperti jurnalis SMA, masa depan Anna, futsal bagi Adrian, dan tentu saja keluarga Adrian di mana Anna tinggal.

Double A berakhir menjadi teenlit yang asyik dibaca di kala senggang.

Hal yang Disayangkan

Sayangnya, ada hal penting banget yang sangat saya sayangkan. Fakta persahabatan ayah Adrian dan Anna itu mengganggu. Sepanjang cerita, saya tidak mendapatkan bukti nyata kedekatan keduanya, kecuali dibilang oleh mereka sendiri bahwa mereka sahabat sejak lama.

Ditambah lagi baik Adrian dan Anna tidak tahu keberadaan satu sama lain padahal kedua orang tua mereka bersahabat. Dan meski menjadi premis yang menarik, kenyataan bahwa ayah Anna rela menitipkan anaknya di rumah sahabat (yang meski dekat banget) yang punya anak lelaki seumuran anaknya. Apakah ayah Anna ini tidak khawatir? :/

Selain itu, penyelesaian konflik terakhir itu terkesan terlalu cepat, terlebih pada sisi Tiara. Tiara sendiri juga digambarkan terlalu antagonis. Berhubung cerita ditulis dari sudut Anna, pembaca hanya mendapatkan gambaran minim tentang gejolak sebenarnya dalam diri Tiara.

Dan satu lagi yang saya sayangkan itu konflik terakhir antara Adrian-Anna. Gimana ya... rasanya ketika itu Adrian menjadi bukan Adrian. Yah, kalau saya ceritaiin di sini bisa spoiler, jadi mending kamu baca sendiri. Haha.

Penutup

Intinya, Double A termasuk teenlit yang asik untuk dibaca.

Kovernya super cantik! Layout dalamnya juga luar biasa cantik. Dan bookmark-nya nggak kalah cantik. Benar-benar menghibur mata banget.

Terakhir, satu kutipan yang saya ingat dari novel ini sebagai penutup.
"Lebih baik lo ngeluarin uang buat beli makanan. Buku kan nggak bisa dimakan dan nggak bikin kenyang." (h 136)
Selamat membaca!

Btw, tanggal 24-25 Desember bakal ada giveaway satu novel Double A di instagram @missfioree lho! Siap-siap ya! ;)


Share:

1 comments

  1. […] Debut Authors: Then She Smiles – Makna Sinatria. Double A – Iolana Ivanka […]

    ReplyDelete