[BLOG TOUR] Bincang Santai Bareng Pia Devina

blogtour out of love dan pinocchio husband

Halo! Jumpa lagi dalam blogtour di Melukis Bianglala. Yey!

Buat sesi kali ini saya kebagian jatah blogtour novel berjudul Pinocchio Husband, karya Pia Devina. Nah, sebelum memulai sesi pertama blogtour yang berupa wawancara, mari berkenalan dulu dengan sang penulis.





PIA DEVINA

pia devinaFarmasis yang tidak lupa bersenang-senang dengan membaca dan menulis fiksi. Di sela quality time bersama keluarga, hobinya adalah menonton drama Korea atau film romance. Suka mendengarkan musik dan menjadikan ‘90s songs sebagai salah satu teman untuk menemaninya menulis. Pinocchio Husband adalah novel solo ketiga belas yang diterbitkan oleh penerbit mayor.

Penulis bisa dihubungi di:

E-mail piadevina@yahoo.com
Facebook Pia Devina
Twitter @piadevina
Blog devinacandybox.blogspot.com



Sekarang saatnya memasuki sesi wawancara saya bersama Pia Devina. Ada yang sudah tidak sabra?

1. Halo, Kak Pia Devina! Salam kenal! Senang sekali diberi kesempatan untuk wawancara ini. Sebagai pertanyaan pertama, saya ingin tahu nih, Kak. Judul novel ini adalah Pinocchio Husband, apakah berarti novel ini sejenis retelling dongeng Pinocchio? Atau hanya semacam terinspirasi dari karakter Pinocchio saja?
Pinocchio-nya diambil karena idiom 'bohong'nya itu, siy. Jadi bukan retelling Pinocchio dari dongeng. Awalnya naskah ini berjudul Bittersweet Lies. Lalu, ada masukan dari redaksi untuk mengubah judulnya menjadi Pinocchio Husband.
2. Novel Pinocchio Husband ini merupakan novel yang bercerita tentang kehidupan pernikahan, kan, ya? Lalu, apakah ada inspirasi khusus yang membuat Kakak menuliskannya, bisa dibilang, cerita tentang pernikahan kontrak?
Kalau inspirasi khusus, nggak ada. Cuma memang saat sedang mengolah ide, dari awal saya ingin bercerita tentang kehidupan pernikahan yang ‘nggak mulus’.
3. Apa ada hal khusus yang ingin Kakak sampaikan lewat cerita pernikahan yang tidak biasa ini dalam novel Pinocchio Husband?
Kadangkala seseorang yang kita benci tak selamanya jadi sosok yang memang harus dibenci. That man may turn into a hero in an unexpected moment. Semacam itu lah, hehehe.
4. Setelah menyelesaikan novel Pinocchio Husband (atau novel-novel Kakak yang lainnya), apakah Kakak pernah merasa tidak puas dan ingin mengganti sesuatu? Entah plot ceritanya atau hal yang lainnya yang mengganjal.
Suka ada pemikiran seperti itu. Tapi, yang namanya puas dan belum puas, bukan perkara yang ada ujungnya ( Jadi, ketika naskah sudah sampai di tangan redaksi, sudah disunting, dicek bolak-balik, dan sudah terbit, saya percaya itu adalah titik finish sebelum kisah kita sampai ke pembaca. Puas-nggak puas, ya hadapi saja. We have tried our best.
5. Siapakah karakter yang paling Kakak sukai dalam Pinocchio Husband? Karakter berkesan yang Kakak harap dicintai oleh para pembaca?
Guruh. Dia loveable banget soalnya. Walaupun usianya terbilang belum dewasa, but he has his own way to love his precious one.
Nah, apakah sekarang kamu mulai penasaran sama Pinocchio Husband?



Oya, kamu juga bias mengikuti keseruan blog tour Pinocchio Husband di blog-blog berikut ini lho!

14-16 Oktober: Nathalia Diana Pitaloka
http://nathalianookshelf.blogspot.co.id/

17-19 Oktober: Afifah Mazaya
www.theladybooks.com

20-22 Oktober: Wardahtuljannah -- KAMU DI SINI!
www.melukisbianglala.wordpress.com


26-28 Oktober: Farida Endah
http://.vaaridapunya.blogspot.co.id/

Share:

16 comments

  1. Pertanyaan no 4 unik, gx bisa ngebayangin misal bener ada penulis yang dilema pingin benerin naskah sementara naskahya dah dicetak bereksemplar2 ^_^

    ReplyDelete
  2. […] komentar di Bincang Santai Bareng Pia Devina dan review Pinocchio Husband. Syarat ini tidak wajib dilakukan, tapi akan menambah poinmu untuk […]

    ReplyDelete
  3. Insan Gumelar Ciptaning Gusti21/10/17 14:18

    Aku malah punya pertanyaan setelah baca salah satu wawancara kakak.

    ReplyDelete
  4. pertanyaanku justru kenapa harus dikasih judul Pinocchio Husband sih, bayanganku langsung jadi ke tokoh kartun itu, ada yang bisa kasih bantu jawab?

    ReplyDelete
  5. Heni Susanti21/10/17 17:23

    Bittersweet Lies kayane lebih masuk ke cerita ya dibanding Pinocchio Husband, dari review kebohongannya kayanya bukan cuma dari pihak Tristan kan? Gwen juga terlibat, dan keluarga Gwen juga banyak rahasianya...#soktau

    ReplyDelete
  6. Elsita F. Mokodompit23/10/17 01:01

    Aku menduganya judul bukunya Pinocchio Husband itu karena suaminya tukang bohong haha.
    Aku setuju sama Kak Pia kalau memang kadangkala seseorang yang kita benci bisa jadi adalah seseorang yang paling bisa membuat kita bahagia.

    ReplyDelete
  7. Jadi judulnya dipilihin ya? Unik juga deh

    ReplyDelete
  8. seffi soffi25/10/17 02:59

    Tema pernikahan ini selalu bikin saya penasaran. Karena kadang pernikahan gak semuluss foto di IG orang2 hihiii

    ReplyDelete
  9. Berarti bittersweet lies bisa diartikan dgn pahit manis dari sebuah kebohongan ya. Jadi gk selamanya kebohongan itu pahit, tp juga ada manisnya. Terus judulnya diganti dengan "Pinocchio Husband" jadi agak berasa teenfic gitu kesannya. Apalagi gambar kartunnya.

    ReplyDelete
  10. Aku setuju sama kak Wardah kalau denger kata Pinnochio otomatis ingetnya langsung ke dongeng. Tapi menurut aku memang judul kedua pas juga dibanding Bittersweet Lies karena Pinnochio Husband lebih mudah diinget. Btw baca di blog pertama kayaknya inget nyebut Tristan sama Gwen tapi disini ada Guruh? Siapakah dia?

    ReplyDelete
  11. Wah Mba Pia produktif sekali dalam menulis, sudah menghasilkan 13 novel. Jadi awalnya judul novel ini adalah Bittersweet Lies ya, sedikit banyak aku bisa menangkap maksudnya itu adalah bahwa dalam kebohongan itu bukan hanya ada pahit, tapi juga ada manisnya. Penggantian judul menjadi Pinocchio Husband membuat novel ini terasa seperti teenfic sih menurutku, mungkin kalau tidak baca reviewnya aku jadi tidak tau bahwa novel ini mengisahkan kisah tentang pernikahan.

    ReplyDelete
  12. Baru sadar ternyata terkomen dua kali. Tadi saya pikir komennya tidak masuk karena laman tiba2 ngeblank

    ReplyDelete
  13. Aku setuju dan suka bgt dengan kalimat mbak Pia "Kadangkala seseorang yang kita benci tak selamanya jadi sosok yang memang harus dibenci. That man may turn into a hero in an unexpected moment." karena aku mengalaminya sendiri, meskipun kasusnya beda..bukan pernikahan tapi pertemanan.. Dan itu mebuatku terharu dan tidak bisa melupakan momen tsb..

    ReplyDelete
  14. aku lebih penasara gimna cara kak Pia bagi waktu sama keluarga, kerjaan dan hobi nulis ini ka, lalu penasaran juga gimana bisa tetap konsisten jadi penulis ka ? apa ada motivasi tertentu yang bikin kakak semangat tetap menulis ? oiyaa, suka dengan jawaban nomer 3. That man may turn into a hero in an unexpected moment.,..keren aja itu kata katannya .. yaah meskipun aku belum pernah ada momen kaya gitu. hehe

    ReplyDelete
  15. Aku juga berpikir ini semacam retelling Pinocchio (efek judul), tapi ternyata bukan ya. Tapi idiom 'bohong' Pinocchio itu menarik banget dijadiin ide.

    ReplyDelete
  16. Entah kenapa setiap kali mendengar nama penulis yang satu ini, saya selalu dibuat penasaran dengan karya-karyanya. Karena setiap judul novel yang kak pia buat, selalu menarik dan terbilang cukup unik. Awalnya saya pikir, sosok suami dinovel ini suka berbohong seperti pinokio, tapi sepertinya bukan ya? 😂
    Saya termasuk salah satu pembaca yang suka dengan tema pernikahan. Penasaran sama karya kak pia yang ini 😻

    Sukses terus kak pia 💕

    ReplyDelete