#Ya Tuhan, ponsel, .3gp, doa.


Judul: #Ya Tuhan, ponsel, .3gp, doa.
Penulis: Adityayoga & Zinnia?
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 76 halaman

Buku terakhir dari seri #Ya Tuhan ini bisa dibilang adalah buku yang paling saya nikmati. Pasalnya tema yang diangkat itu sangat-sangat kekinian. Belum lagi banyak puisi doa yang relateable dan terasa berbeda dari puisi-puisi doa di buku-buku sebelumnya.

Ada begitu banyak puisi doa yang saya simpan di buku ini, saking banyaknya puisi doa yang entah menyentil, terasa dekat, mengundang tawa, atau sekadar memang menyentuh. Puisi doa pertama yang saya suka itu adalah yang ke-4. Berhubung sulit untuk ditulis ulang, biar saya berikan sesuai dengan kenyataan saja ya. Haha.



Nah, gimana? Masih nggak penasaran sama buku yang satu ini? LOL.

kemudian, sesuai judulnya ada puisi doa yang menyentil pembaca seputar ponsel. Yap, ponsel yang lebih sering merenggankan yang dekat dan mendekatkan yang renggang itu lho.
Ya Tuhan,
Jauhkan anak dan pasangankami dari ketergantunganakan gadget yang merenggangkankemesraan kami.Amin (7)
Juga tentang nostalgia masa lalu, yang mana semuanya terasa lebih damai.
Ya Tuhan,
Saya rindu mendapakan suratyang isinya kabar dari sahabat,bukan surat yang isinya tagihankartu kredit dan asuransi. (58)
Ada banyak puisi doa yang relevan dengan gaya hidup kekinian. Bukan hanya perkara soal ponsel di atas yang sudah saya berikan contohnya, juga tentang sinyal yang seringkali lebih penting dari ponselnya jenis apa.
Ya Tuhan,
Katanya udah tersebar sampaidi pelosok Indonesia, tapi pas nanya,operatornya juga nggakyakin ada sinyal di situ. (15)
Atau juga tentang tren foto makanan yang bagus-bagus itu. Yah, pamer makanan intinya.
Ya Tuhan,
Maafkanlah kami yang seringmenipu teman dengan menampilkanfoto makanan enak padahalrasanya biasa aja.... #foodpornAmin (25)
Buat blogger seperti saya pun ada puisi doa yang terasa jleb-jleb banget. Meski nyatanya pamor blog sekarang sudah nggak setinggi zaman-zaman dulu di mana medsos masih cuma ada friendster itu.
Ya Tuhan,
Berikanlah saya niat danhilangkanlah segala kemalasan untukmengisi blog saya yang sudahada sejak 5 tahun yang lalu....Amin (45)
Sejujurnya ada begitu banyak puisi doa yang berkesan di buku ini. Nggak heran buku ini lantas menjadi buku kesukaan saya di seri #Ya Tuhan ini. Di bawah ini saya tuliskan tiga puisi doa yang paling berkesan bagi saya. Yang pertama tentang sesuatu yang ... begitu nyata dan jelas ada di sekitar kita.
Ya Tuhan, 
Terima kasih atas hadirnya Googlekarena hampir semua pertanyaansaya sekarang sudah terjawab.
Amin (65)
Lalu, soal ponsel dan internet yang membuat rasanya komunikasi tak lagi seperti dulu.
Ya Tuhan,
Group chat apalagi sih ini....udah dong...? (50)
Dan yang terakhir, sesuatu yang sangat-sangat relevan bagi manusia milenia. Apalagi bagi manusia seperti saya yang fakir kuota ini.
Ya Tuhan,
Di sini ada wi-fi nggak...? (74)
Saya rasa buku ini akan sangat-sangat relateable dengan kamu, yang membaca review ini. Sebab buku ini penuh dengan hal-hal yang umum dialami di masa ketika ponsel sudah pintar dan kuota internet sepenting makan nasi tiga kali sehari.

Selamat membaca!

Share:

3 comments

  1. hahaha... #YaTuhan... aku kira baca apaan ini...?

    ReplyDelete
  2. ahaha begitulah bukunya

    ReplyDelete
  3. […] Buku dari Penulis yang Sama: #Ya Tuhan, ponsel, .3gp, doa. #Ya Tuhan, desain grafis, deadline, doa. #Ya Tuhan, kamu, aku, doa. #Ya Tuhan, lapar, […]

    ReplyDelete